AYAT QUR’AN UNTUK MENGHILANGKAN RASA CEMAS DAN GELISAH



Dalam kehidupan sehari hari kita sering dilanda rasa cemas dan gelisah akibat tekanan hidup dan berbagai masalah yang dihadapi. Kadangkala ada pula orang yang dilanda kecemasan dan kekuatiran dengan penyebab yang tidak jelas dan tidak diketahui. Orang yang selalu ingat dan bertawakal pada Allah insya Allah tidak akan mengalami rasa cemas dan gelisah berlebihan dalam menghadapi berbagai masalah . Mereka yakin akan pertolongan  dan lindungan Allah pada diri mereka. Mereka yakin dengan naungan dan lindungan Allah tidak ada satu kekuatanpun yang dapat mencelakai dan menghalahkan mereka.

Ayat tertentu yang dibaca berulang ulang dengan penuh keyakinan dapat menghilangkan rasa gelisah, cemas dan ketakutan yang berlebihan. Apalagi jika ayat itu ditadaburi dan diiringi dengan doa mohon perlindungan dan pertolongan  dari Allah. Berikut ini kami sampaikan beberapa ayat Qur’an yang dapat menghilangkan rasa takut, cemas dan gelisah yang berlebihan .
  1. AT TAUBAH 51


qul lan yushiibanaa illaa maa kataba allaahu lanaa huwa mawlaanaa wa’alaa allaahi falyatawakkali almu’minuuna
Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.” (At Taubah 51)

Bacaan Tadabbur:
Ya Allah , telah Kau ingatkan dalam Qur’anMu yang agung bahwa tidak akan menimpa kami sesuatu melainkan apa yang telah  Kau tetapkan dan takdirkan bagi kami. Engkaulah pelindung kami, dan hanya pada Engkaulah  kami bertawakkal dan berserah diri.

 Ya Allah tetapkan bagi kami berbagai keberuntungan dan kebaikan dari sisiMu, jangan Kau tetapkan  bagi kami berbagai bencana dan kesulitan. Ya Allah apa saja kebaikan yang telah Kau tetapkan bagi kami tidak ada satu kekuatanpun yang dapat menghalanginya. Ya Allah kami berlindung dengan takdir dan kehendakMu dari berbagai bahaya dan kejahatan sekalian mahlukMu yang ada dilangit dan bumi. Engkaulah pelindung kami, hanya padaMulah kami bertawakkal dan berserah diri.  Perkenankanlah permohonan kami ini ya Allah Engkaulah sebaik baik yang memperkenankan doa

 Dengan membaca atau mendengarkan surat At taubah 51 beserta tadabburnya diatas diharapkan akan muncul suatu keyakinan bahwa tidak akan menimpa dirinya suatu bencana atau kesulitan tanpa  izin dan kehendak Allah. Dengan bersandar dan berserah diri pada Allah akan  muncul rasa aman dan nyaman dalam hati orang tersebut. Ia yakin bahwa dirinya berada dalam naungan dan lindungan Allah.

1.   ALI IMRAN 160


in yanshurkumu allaahu falaa ghaaliba lakum wa-in yakhdzulkum faman dzaa alladzii yanshurukum min ba’dihi wa’alaa allaahi falyatawakkali almu/minuuna
Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal. (Ali Imran 160)

Bacaan Tadabbur:
Ya Allah, telah Kau ingatkan pada kami dalam Qur’anMu yang agung ,bahwa Jika Engkau menolong kami, tidak ada satu kekuatanpun  yang dapat mengalahkan kami. Namun jika Engkau meninggalkan kami maka tidak ada yang bisa menolong kami selain Engkau. Ya Allah hanya pada Engkaulah kami bertawakal dan berserah  diri.
Ya Allah tolong kami untuk memahami peringatanMu ini , bahwa jika Engkau menolong kami , maka tidak ada satu kekuatanpun yang dapat mengalahkan kami. Jika Engkau meninggalkan kami, tidak ada tempat kami berlindung selain Engkau.
Ya Allah tanamkan didalam hati kami keyakinan bahwa jika Engkau menolong kami maka tidak ada satu kekuatanpun yang dapat mengalahkan kami. Tolong kami mengatasi berbagai masalah yang hadir dihadapan kami , tolong kami mengalahkan musuh musuh kami. Engkaulah pelindung kami, hanya kepada engkaulah kami bertawakkal dan berserah diri.  Perkenankanlah permohonan kami ini ya Allah, engkaulah sebaik baik yang memperkenankan doa.

Dengan membaca dan mendengarkan surat Ali Imran ayat 160 ini serta mentadabburinya akan muncul keyakinan dalam diri seseorang bahwa jika Allah menolongnya , maka tidak ada satu kekuatanpun yang dapat mengalahkannya. Keyakinan ini akan menghilangkan rasa cemas, kuatir dan was was terhadap ancaman yang datang dari mana saja. Ia yakin dalam naungan dan lindungan Allah tidak ada satu kekuatanpun yang dapat mencelakainya. Ia yakin dengan pertolongan Allah ia bisa mengatasi berbagai masalah yang hadir dihadapannya. Ia yakin bersama Allah tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi.

1.    AL ANFAL 9-10


idz tastaghiitsuuna rabbakum faistajaaba lakum annii mumiddukum bi-alfin mina almalaa-ikati murdifiina



wamaa ja’alahu allaahu illaa busyraa walitathma-inna bihi quluubukum wamaa alnnashru illaa min ‘indi allaahi inna allaaha ‘aziizun hakiimun

9.  (Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”.
10.  Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Al Anfal 9-10)

Bacaan Tadabbur
Ya Allah telah Kau ingatkan pada kami dalam Qur’anMu yang agung bahwa tatkala kami memohon pertolongan padaMu kemudian Engkau memperkenankannya, sesungguhnya Engkau akan mendatangkan balabantuan pada kami dengan 1000 malaikat yang datang secara berturut turut. Engkau tidak mendatangkan bantuan ini melainkan sebagai kabar gembira bagi kami dan untuk menentramkan hati kami dengannya. Sesungguhnya kemenangan itu hanyalah datang dari sisiMu. Engkau maha perkasa lagi maha bijaksana.
Ya Allah tolong kami mengalahkan  musuh kami dan mengatasi berbagai masalah yang hadir dihadapi kami dengan bantuan tentara malaikatMu yang datang dari segala penjuru langit dan bumi. Ya Allah gembirakan dan tentramkan hati kami dengan pertolongan tentara malaikat Mu itu. Ya Allah beri kami kemenangan yang nyata dari sisiMu, tiadalah kemenangan itu melainkan dengan izin dan kehedakMu Engkau maha perkasa dan maha bijaksana. Perkenankanlah permohonan kami ini ya Allah. Engkaulah sebaik baik yang memperkenankan doa.

Dengan membaca dan mendengarkan surat al Anfal 9-10 ini secara berulang ulang dan mentaburinya , diharapkan akan muncul keyakinan bahwa Allah akan mengirim 1000 malaikat yang datang dari segala penjuru langit dan bumi untuk memberi pertolongan mengatasi berbagai masalah yang sedang dihadapi. Keyakinan ini akan menimbulkan rasa aman, nyaman dan tentram didalam hati orang yang bersangkutan. Ia yakin bahwa ia tidak berjuan sendiri dalam mengatasi masalahnya, tapi ada ribuan Malaikat disekelilingnya yang selalu siap memberi pertolongan dan bantuan baginya.


Untuk menghilangkan rasa cemas, gelisah dan takut yang berlebihan dengarkan bacaan dan tadabbur ketiga ayat diatas secara rutin setiap hari. Usahakan menghayati ketiga ayat tersebut. Baca dengan diselingi pembacaan istigfar “ Astaghfirullah rabbal baroyya…(aku mohon ampun pada tuhan manusia) …Astaghfirullah minal ghothoyya..(aku mohon ampun dari segala dosa).


Wallahualam bisawab.

sumber: fadhilza

TAWASSUL YANG DISYARIATKAN DAN YANG DILARANG


Soalan: Saya tidak pasti tentang tawassul. Bertawassul ini boleh atau tidak? Kalau boleh, bagaimana caranya?

Jawaban:
Pertama sekali kita perlu tahu apa maksud tawassul. Tawassul berasal dari perkataan Arab وسيلة (wasiilah: perantara). Tawassala-yatawassalu-tawassulan. Yakni menjadikan sesuatu sebagai perantara di dalam kita berdoa. Kita tetap meminta daripada Allah, tetapi kita meletakkan perantara di tengah.

Di sana ada tawassul yang masyru’ (syar’i) dan ada tawassul yang mamnu’ (dilarang).

TAWASUL YANG DISYARIATKAN
Tawassul yang disyariatkan oleh Allah dan Rasul adalah berdalilkan hadis-hadis Nabi shallallahu’alaihiwasallam tentang bagaimana baginda mengajarkan kepada kita cara bertawassul.

Pertama, bertawassul dengan menggunakan nama-nama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Firman Allah di dalam Al-Quran,

“Dan Allah memiliki nama-nama yang indah, maka berdo’alah kepada-Nya dengan nama-nama-Nya tersebut.” (surah Al-A’raf: 180)

Contoh berdoa dengan nama Allah adalah kita meminta dengan lafaz “Ya Ghaffar, ighfir li”. Wahai yang Maha Pengampun, ampunilah aku. Iaitu dengan menyeru Nama Allah terlebih dahulu; Ya Razzaq, kurniakanlah rezki kepadaku, Wahai yang Maha Pengasih, kasihilah aku. Ya Rahman, Ya Rahim, irhamni – Wahai yang Maha Pemurah, wahai yang Maha Pengasih, kasihanilah aku.
Sebut Nama-nama Allah terlebih dahulu, jadikan nama-Nya sebagai perantara untuk kita berdoa dan memohon atau meminta sesuatu daripada-Nya. Itu salah satu kaedah tawassul yang syar’i.

Kedua, bertawassul dengan doa orang saleh yang masih hidup. Iaitu berjumpa dengan orang-orang saleh yang amal ibadatnya bertepatan dengan Al-Quran dan As-Sunnah, para ulama dan sesiapa sahaja orang saleh yang masih hidup dan meminta orang yang shaleh itu mendoakan untuk kita.
Perkara ini berlaku di dalam petunjuk Nabi SAW di mana para sahabat meminta agar Nabi berdoa. Adapun setelah kewafatan Nabi shallallaahu’alaihiwasallam, Umar Al-Khatthab radhiyallaahu’anhu pergi bertemu dengan Abbas bin Abdul Muthalib, bapa saudara Nabi dengan Umar menyatakan bahawasanya “Dulu ketika Nabi masih hidup, kami bertawassul dengan Nabi. Sekarang apabila Nabi telah tiada, orang yang paling mulia di kalangan kami adalah kamu, wahai Abbas. Maka berdoalah kamu untuk kami.” (lihat Sahih Bukhari)

Peristiwa ini terjadi ketika Madinah dilanda kemarau panjang. Umar meminta Abbas radhiyallaahu’anhu berdoa dan Abbas radhiyallaahu’anhu pun berdoa. Tidak lama setelah itu, Allah pun menurunkan hujan kepada mereka.

Lagi tentang kisah doa orang yang saleh adalah peristiwa Uwais Al-Qarni. Nabi shallallaahu’alaihiwasallam tidak pernah berjumpa dengannya dan dia pun tidak pernah bertemu Nabi shallallaahu’alaihiwasallam. Tetapi Nabi shallallaahu’alaihiwasallam menceritakan tentang keberadaan dan kewujudannya. Nabi menceritakan tentang ciri-cirinya kepada para sahabat. Nabi menyuruh kepada sahabat, sekiranya bertemu dengan Uwais, mintalah agar dia berdoa. Maka setiap tahun pada musim haji para sahabat mencari Uwais bin Amir Al-Qarni melalui kabilah yang datang dari Yaman untuk mengerjakan haji.
Dari Usair bin Jabir ia berkata: Umar bin al-Khatthab jika datang sepasukan dari Yaman akan berkata: ‘Apakah di antara kalian ada Uwais bin Amir’? (Demikian seterusnya) sampai datang Uwais. Beliau bertanya: Apakah engkau Uwais bin Amir? Dia menjawab: Ya. Umar bertanya: dari Murod, kemudian ke Qoron? Dia berkata: Ya. Umar bertanya: Apakah engkau dulu memiliki penyakit (semacam) kusta kemudian sembuh, kecuali sebesar dirham. Dia berkata: Ya. Umar bertanya: Apakah engkau memiliki ibu? Ia berkata: Ya. Umar berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallaahu’alaihiwasallam bersabda: Akan datang kepada kalian Uwais bin Amir bersama sepasukan penduduk Yaman dari Murod kemudian Qoron, dulunya dia memiliki penyakit (semacam) kusta kemudian dia sembuh, kecuali sebesar dirham, dia memiliki ibu yang dia berbakti kepadanya. Kalau dia bersumpah atas nama Allah, nescaya Allah perkenankan. Jika engkau bisa meminta agar dia memohon ampunan untukmu, lakukanlah. Maka (wahai Uwais) mohonkan ampun untukku. Kemudian Uwais memohonkan ampunan untuk Umar. (riwayat Muslim)
Dalam riwayat lain, Nabi memerintahkan kepada para sahabat secara umum : ”perintahkanlah dia agar beristighfar untuk kalian.”
Dari Umar bin al-Khatthab beliau berkata, “Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah shallallaahu’alaihiwasallam bersabda, Sesungguhnya sebaik-baik tabi’in adalah seorang laki-laki yang disebut Uwais, dia memiliki ibu dan dia memiliki tanda putih. Maka perintahkanlah dia agar beristighfar untuk kalian.” (riwayat Muslim)
Bertawassul dengan doa orang yang saleh yang masih hidup, itu yang diajar oleh Nabi shallallaahu’alaihiwasallam. Dan cara bertawassul dengan orang saleh yang masih hidup adalah melalui doanya, bukan melalui jasadnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menyatakan,
“Adapun yang dimaksud tawasul dengan Nabi shallallaahu’alaihiwasallam dalam perkataan para sahabat radhiyallaahu’anhum adalah bertawasul dengan doa dan syafaat Nabi. Adapun tawasul dengan doa dan syafaat sebagaimana yang dilakukan ‘Umar adalah bertawasul dengan doa, bukan bertawasul dengan zat Rasulullah shallallaahu’alaihiwasallam. Seandainya itu merupakan tawasul dengan zat beliau, maka tentu bertawasul kepada Nabi shallallaahu’alaihiwasallam lebih utama daripada dengan ‘Abbas radhiyallaahu’anhu. Ketika mereka berpaling dari bertawasul dengan Rasulullah shallallaahu’alaihiwasallam, namun mereka bertawasul dengan ‘Abbas, maka dari sini kita ketahui bahawa bertawasul dengan Nabi shallallaahu’alaihiwasallam hanya berlaku ketika baginda masih hidup dan terlarang setelah wafatnya baginda.”

Ketiga, bertawassul dengan amalan saleh.
Yaitu bertawassul dengan amalan saleh yang pernah kita lakukan. Hadis yang selalu dijadikan contoh adalah hadis tiga orang lelaki yang terperangkap di dalam gua. Seorang berdoa kepada Allah dengan mengatakan bahawa dia telah taat kepada ibu bapanya, seorang lagi mengatakan dia hampir berzina tetapi dia tinggalkan zina kerana takutkan azab Allah, orang yang ketiga pula berdoa dengan menyebut bahawa dia orang yang amanah, memegang amanah yang diberikan kepadanya dan mengembalikan kepada pemiliknya. Maka dengan amalan saleh itu mereka berdoa kepada Allah agar dibukakan pintu gua yang tertutup sehingga memerangkap mereka di dalamnya.
Ketika orang pertama berdoa, batu yang menutupi gua itu terbuka sedikit, sehinggalah cukup doa ketiga-tiga mereka, barulah batu itu berbuka sehingga mereka dapat keluar daripadanya. (lihat Sahih Bukhari)
Ini menunjukkan keberkesanan bertawassul dengan amalan saleh, yakni menjadikan amalan saleh sebagai perantara di dalam doa kita, kesannya itu cepat. Mudah-mudahan, insyaAllah.
Tiga jenis tawassul di atas adalah tawassul yang syar’i.

TAWASUL YANG DILARANG

Adapun tawassul yang dilarang ada banyak. Antaranya meminta daripada berhala, pokok, binatang, memuja makhluk, keterlaluan dalam meminta kepada makhluk sehingga lupa kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala, meminta kepada makhluk dan percaya bahwa makhluk tersebut mengabulkan permintaannya, dan tidak meminta kepada Allah.
Begitu juga bertawassul dengan orang yang telah mati yang telah dibincang panjang oleh ahli ilmu. Seruan kepada orang mati, seruan kepada Nabi Muhammad shallallaahu’alaihiwasallam sedangkan baginda telah wafat. Mereka berdalilkan dengan peristiwa-peristiwa di mana kesemuanya adalah daripada hadis-hadis dha’if dan tidak membawa pengertian bahawasanya Nabi  shallallaahu’alaihiwasallam bertawassul dengan Nabi-nabi yang telah wafat sebelumnya. Tidak ada pendalilan dan penghujahannya.
Hal ini dijelaskan oleh para ulama. Ada satu kitab berkaitan dengan tawassul; Al-Tawassul Baina Masyru’i wal Mamnu’ (Tawassul antara yang disyariatkan dan yang dilarang), seingat saya ditulis oleh Syaikh Abdullah bin Abdul Hamid Al-Atsari.
Beliau membahaskan secara detil penghujahan dan bantahan terhadap orang-orang yang berhujah dengan mengatakan boleh bertawassul dengan orang yang telah mati dengan cara menyerunya. Contohnya, menyeru “Ya Syaikh fulan bin fulan, doakan untuk kami…” dan mereka ini mengharuskan bertawassul di tanah perkuburan orang saleh atau pun menyeru di dalam majlis mereka dan menyeru dari tempat-tempat lain. Itu antara cara yang mereka lakukan bertawassul dengan orang mati termasuk dengan Nabi shallallaahu’alaihiwasallam.
Hal-hal seperti ini tidak diamalkan dan tidak dipraktikkan oleh sahabat-sahabat Nabi radhiyallaahu’anhu berasaskan dan berdalilkan hadis-hadis dan riwayat-riwayat yang sahih yang jelas daripada mereka, seperti mana perbuatan Umar bin Al-Khatthab yang disebutkan tadi, di mana beliau tidak bertawassul kepada Nabi sebaliknya mencari Abbas bin Abdul Muthalib. Dan beliau sendiri yang membuat permisalan dan menyebut bahawa “dulu ketika masih ada Nabi, kami bertawassul dengan Nabi, tetapi sekarang apabila Nabi telah tiada, kami bertawassul dengan Abbas.”
Itu gambaran umum dan ringkas tentang tawassul. Maka dianjurkan untuk kita bertawassul dengan ketiga-tiga perkara yang jelas disyariatkan berdalilkan fakta-fakta dan hadis-hadis yang sahih. Adapun selainnya adalah terlarang.
Wallaahua’lam.
Teks disediakan berdasarkan rakaman berikut:


Sumber :ustazfathulbari.wordpress.com/2013/02/15/tawassul-yang-disyariatkan-dan-tawassul-yang-dilarang/

Video berikut ini menunjukan doa tawasul yang dilarang yaitu bertawasul dengan orang yang sudah meninggal dunia  seperti Nabi Muhammad, Ali , Hasan , Husen , Fatimah, …..ini biasa dilakukan oleh orang syiah , bertawasul dengan para imam mereka yang sudah wafat. Bacaannya cukup menyentuh hati yang mendengar.



Berikut video kaum syiah yang mengagungkan Husen secara berlebih lebihan, ini sudah mengarah pada mempersekutukan Allah dengan Husen, Na’udzubilah mindzalik , jangan sampai anda tertipu oleh keindahan irama dan bacaannya.



Wallahualam bisawab.

sumber: fadhilza

Download Naruto Shippuden 399 Subtitle Indonesia

Download Naruto Shippuden 399 Subtitle Indonesia



Naruto Shippuden Episode 399 Subtitle Indonesia ini Berjudul: Bertahan Hidup di Gurun Iblis. Bercerita tentang Rock Lee dan lainnya di ujian Chunin putaran kedua.

Untuk jalan cerita selengkapnya silakan download video untuk hp / android / komputer dalam berbagai format video di bawah ini.

Apa Fungsi sebenarnya "Refresh" pada Windows???

Anda pengguna komputer? Saya yakin diantara kalian pasti memperhatikan yang namanya “Refresh” yang kamu lakukan jika mengklik kanan mouse di desktop? ataupun di dalam windows explorer? Pilihan ini telah ada disana sejak kita ingat!.

Tapi apa yang kalian ketahui dari fungsi opsi “Refresh” ini?, apakah dengan meng-refresh Windows akan berjalan lancar? Apakah akan membuat windows Anda menjadi lebih cepat? Atau mungkin kalian berfikir akan menghapus memori komputer anda atau me-refresh RAM? Hmm… tidak satupun benar.

Apa kegunaan dari fungsi Desktop Refresh atau Refresh Folder?
Di desktop sendiri tidak ada apa2 sedangkan di dalam folder sudah diprogram untuk auto-refresh ketika isi folder itu berubah, jadi jika isi folder ada perubahan maka akan otomatis di refresh (segarkan). tapi terkadang kita akan menjumpai isi folder tidak otomatis refresh.

Kita mungkin perlu untuk merefresh (menyegarkan) desktop windows dalam situasi berikut:
  1. Desktop tidak menampilkan file atau folder yang baru saja kita buat, pindah, hapus, simpan atau diganti namanya.
  2. Kita perlu untuk menyelaraskan ikon di desktop.
  3. Kita menemukan ada ikon yang tidak bisa digunakan (diklik)
  4. File yang dibuat oleh aplikasi pihak ke-3 tidak muncul.
  5. Dan situasi yang sama seperti di mana isi dari desktop atau folder tersebut tidak berubah bila diharapkan.
Untuk memperbaiki seperti situasi diatas, dapat diperbaiki dengan cara menekan tombol F5 ataupun klik kanan mouse dan pilih opsi “Refresh”. Secara manual menyegarkan desktop atau folder dapat menyusun isi dari urutan pertama folder, kemudian file2 dalam urutan abjad.

Mengapa ada orang yang suka me-refresh Desktop terus-menerus?

Kita mungkin sering memperhatikan ada pengguna komputer yang suka mengklik kanan mouse dan mengklik opsi “refresh” terus menerus, mungkin ini sudah menjadi kebiasaan atau hanya meniru? untuk me-refresh desktop terus-menerus. Kalian mungkin juga memperhatikan terutama dikalangan teknisi komputer atau pakar IT yang terobsesi dengan menggunakan pilihan “Refresh”.

Apa alasannya? Tidak ada dan tidak ada alasan untuk melakukannya, ini hanya kebiasaan yang konyol.

Apa diantara kalian yang memiliki teman yang suka me-refresh desktop seperti ini? Mungkin harus disarankan untuk menyimak postingan ini, atau mungkin Anda sendiri adalah salah satunya?


sumber: www.hong.web.id


Cara Mengetahui Driver 'Unknown Device' di Windows

Ketika anda menginstal ulang atau memformat ulang OS (Operating system) Windows  pada laptop atau komputer desktop anda, terkadang tidak semua drivernya berhasil terinstal, pada Device manager masih ada unknown device dan anda bingung hardware mana yang belum terinstal drivernya.




Untuk mengetahui driver untuk hardware apa dan sekaligus mencari drivernya untuk diinstalkan, berikut langkahnya :
• Buka Device Manager, caranya klik kanan pada Computer ( This PC untuk Windows 8.1), pilih/klik kiri Properties,


Salah satu cara masuk ke Device Manager (klik kanan pada This PC / Computer)



• Setelah jendela Device Manager muncul, klik kanan pada unknown device yang kita ingin tahu dan ingin instal drivernya.


• Akan muncul jendela properties dari unknown device tersebut,
• Pilih tab Detail
• Pada Property pilih Hardware Ids
• Akan muncul Value dari device tersebut, sorot, kemudian klik kanan dan pilih Copy


• Buka Internet dan paste value dari unknown device tadi di kolom pencarian (Google), untuk mencari dan download drivernya.
• Atau dapat masuk ke web www.devid.info agar pencarian lebih spesifik, karena situs devid.info khusus menyediakan driver untuk hardware/device komputer.



sumber: tipstriks


Mengenal Teknologi Perangkat Mobile: Apa Arti Dual-Core atau Quad-Core?

Di tengah persaingan sengit para vendor gadget untuk mendapatkan pelanggan, kita kerap kali dijejali istilah teknis yang tak mudah dimengerti. Pernahkah Anda pergi ke toko ponsel dan si penjaganya mengatakan, "Ini sudah quad-core, octa-core, RAM-nya 2GB?" Apakah Anda mengerti atau pura-pura mengerti saja maksud perkataan itu? Atau, Anda pikir makin banyak "core" berarti makin bagus? Yuk, simak artikel ini.

Dalam dunia komputer, seluruh data diproses oleh satu komponsen bernama prosesor. Karena itu, ia kerap dibandingkan dengan otak pada manusia. Data yang diproses memiliki bentuk yang beraneka ragam, mulai dari instruksi pengguna maupun software yang sedang berjalan, hingga data dalam bentuk berkas yang nantinya diproses menjadi sebuah keluaran (output) yang diinginkan.

Semua perangkat komputer, termasuk laptop, tablet atau ponsel yang sedang Anda gunakan untuk membaca artikel ini punya prosesor. Khusus untuk ponsel, biasanya prosesor ditempatkan bersama komponen lain dalam satu tempat, sehingga biasa disebut System on Chip (SoC). Biasanya, nama prosesor tak terpisahkan dengan kecepatannya ketika kita membeli komputer. Sering, kan, Anda dengar prosesor 1,2GHz atau 2,5GHz dan seterusnya.

Salah satu desain System on Chip (SoC) yang tertanam di ponsel pintar

Sebagai unit utama yang berfungsi sebagai pusat pemrosesan data, atau dalam bahasa awam adalah "otak" dari sebuah perangkat, prosesor sering dijadikan acuan untuk mengukur kemampuan atau performa dari sebuah perangkat, termasuk perangkat mobile.

Para produsen pun saling berliomba-lomba untuk menghadirkan prosesor berkecepatan tinggi dengan lebih banyak inti, karena semakin banyak inti prosesor yang digunakan dan semakin kencang kecepatannya, maka performa sebuah perangkat akan lebih baik. Benarkah demikian? Benarkah perangkat mobile memerlukan inti prosesor lebih banyak di dalamnya?
 

Asal mula multi-core processing

Istilah inti atau core dalam prosesor berawal ketika sistem multi-core processing ditemukan para ahli komputer. Faktanya, sistem multi-core processing telah ada lebih dari 10 tahun lamanya. Semuanya berawal ketika para pembuat prosesor untuk server berhasil menerapkan arsitektur multi-core processor untuk meningkatkan performa pada sebuah prosesor server.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, prosesor yang menggunakan sistem multi-core processing memiliki kemampuan pemrosesan data yang lebih cepat dan daya yang lebih rendah. Mengapa demikian? karena tiap tugas yang dibebankan kepada prosesor dapat dikerjakan secara paralel oleh setiap core-nya, sehingga pemprosesan data dapat berjalan lebih cepat. Bayangkan ketika Anda punya banyak tugas, lalu punya teman untuk berbagi beban.

Sejalan dengan berkembangnya teknologi, jumlah inti pada prosesor pun semakin bertambah dari yang sebelumnya hanya dua inti (dual-core) dan kini menjadi delapan inti (octa-core).

Tak hanya di komputer server ataupun PC, sistem multi-core processing juga telah hadir di perangkat mobile. Kelebihan sistem tersebut memang sangat sejalan dengan apa yang dibutuhkan oleh perangkat mobile, yaitu kecepatan proses yang lebih tinggi dan konsumsi daya yang rendah.
 

Dual-core, quad-core, atau octa-core?

Kebanyakan konsumen biasanya tak terlalu mengenal berbagai istilah dalam dunia komputer. Mereka hanya menginginkan sebuah perangkat yang nyaman digunakan dan memiliki performa sekencang-kencangnya. Untuk itulah, para produsen perangkat mobile berlomba-lomba menonjolkan prosesor dengan inti yang semakin banyak dan kecepatan proses yang semakin kencang.

Namun benarkah semakin banyak inti pada prosesor, semakin cepat pula kecepatan proses datanya, maka performanya semakin tinggi?

Secara teori, ya. Semakin banyak inti prosesor yang digunakan, maka akan semakin banyak unit yang dapat digunakan untuk melakukan pemrosesan data secara paralel. Semakin tinggi kecepatan proses data, berarti semakin cepat sebuah data diproses yang berujung pada peningkatan performa perangkat mobile.

Jika dianalogikan secara sederhana, semakin banyak orang bekerja, tentu sebuah pekerjaan akan cepat selesai, dan semakin cepat pekerja tersebut bekerja, maka pekerjaan pun akan semakin cepat selesai pula. Pekerja dalam hal multi-core processing tersebut adalah inti prosesor.

Perbandingan performa prosesor dual-core dengan quad-core

Penting diketahui, kian banyak inti prosesor juga memiliki efek samping yang tak terhindarkan, yaitu konsumsi daya kian boros. Sejatinya, Ppenggunaan sistem multi-core processing memang mengurangi penggunaan daya, namun hal tersebut jika dibandingkan dengan penggunaan prosesor ganda yang tak memiliki sistem multi-core processing.

Misalnya, perangkat yang menggunakan sebuah prosesor octa-core memiliki konsumsi daya yang jauh lebih rendah ketimbang menggunakan delapan buah prosesor terpisah tanpa menggunakan sistem multicore processing.

Kian banyak inti prosesor berarti kian besar daya yang digunakan. Faktor inilah yang kini menjadi tantangan utama para vendor karena perangkat mobile tentunya memiliki kapasitas baterai yang terbatas. Untuk itulah, beberapa produsen menggunakan sebuah konsep baru yang dinamakan sistem big.LITTLE.

Sistem tersebut bekerja dengan mengkombinasikan dua jenis inti prosesor yang memiliki peranan yang berbeda, yaitu satu jenis inti prosesor dengan performa tinggi namun boros daya, dan satu lagi inti prosesor dengan performa rendah namun irit daya.

Ibaratnya, Anda meminta bantuan seorang teman berbadan kekar yang makannya banyak untuk mengangkat beban 100Kg, namun jika hanya mengangkat beban 10Kg Anda meminta bantuan teman berbadan kurus dengan porsi makan sedikit.

Perbandingan performa prosesor dual-core sampai quad-core

Dengan mengkombinasikan kedua jenis prosesor tersebut, sebuah perangkat mobile mampu bekerja secara lebih fleksibel dan hemat daya. Cara kerja dari sistem big.LITTLE menggunakan konsep adaptasi; ketika perangkat dalam kondisi iddle atau diam, maka prosesor yang digunakan untuk bekerja hanyalah prosesor dengan performa rendah namun irit daya, sedangkan ketika perangkat dalam kondisi sibuk, maka prosesor yang digunakan adalah prosesor dengan performa tinggi namun lebih boros daya.

Konsep big.LITTLE tersebut telah banyak dipakai di berbagai SoC, seperti Exynos7 Octa dari Samsung dan MT6595 dari MediaTek.
 

Octa-core lebih baik dari dual-core?


Seperti yang kami tulis sebelumnya, bahwa secara teori semakin banyak inti prosesor yang digunakan, maka semakin baik performanya. Sayangnya itu hanyalah teori, dan teori dapat salah ketika diaplikasikan di lapangan.

Pada kenyataannya, performa suatu perangkat dipengaruhi oleh banyak faktor, dan jumlah inti dari prosesor yang digunakan hanyalah satu dari banyak faktor itu.

Sebut saja iPhone 6 yang menggunakan prosesor dual-core, namun performanya dapat mengalahkan perangkat Android yang menggunakan prosesor octa-core.

Mengapa demikian?

Di balik jumlah inti prosesor dan kecepatannya, terdapat beberapa faktor yang sangat mempengaruhi performa sebuah perangkat. Faktor tersebut di antaranya adalah memory bandwidth, latency, serta kemampuan untuk mengeksekusi sebuah thread.

Semua faktor tersebut berpengaruh pada performa sebuah perangkat yang dihitung dengan satuan instruction per cycle (IPC). Semakin besar IPC maka dipastikan semakin kencang performa sebuah perangkat.


Perbandingan performa iPhone 6 dan ponsel Android unggulan

IPC memang jarang sekali disebutkan dalam tabel spesifikasi sebuah perangkat. Namun itulah yang dikejar oleh Apple selama ini. Mereka memang tak mau mengikuti jejak para kompetitor lainnya, seperti MediaTek dan Qualcomm yang hanya mengejar penambahan jumlah inti prosesor tanpa mempertimbangkan IPC-nya.

Hasilnya, iPhone 6 lebih unggul dalam hal performa ketimbang perangkat Android yang menggunakan prosesor octa-core.

Selain jumlah IPC, optimalisasi sistem operasi dan software pendukung lainnya juga sangat berpengaruh pada performa sebuah perangkat mobile. Pernah, kan, Anda membeli ponsel Android yang awalnya sangat kencang tapi seiring berjalannya hari ia terasa makin lelet?

Dalam kasus iPhone 6 di atas, Apple memang memiliki keuntungan tersendiri. Selain mereka merancang SoC sendiri, mereka juga membuat sistem operasi sendiri, sehingga mereka dapat dengan leluasa mengoptimalkan performa setiap perangkat mereka dengan mudah.

Berbeda dengan Apple, kebanyakan perangkat Android menggunakan SoC yang dibuat oleh perusahaan lain (seperti Qualcomm dan MediaTek). Sistem operasinya pun menggunakan basis sistem operasi yang dibuat oleh Google, sehingga produsen perangkat seperti LG, Sony, Samsung, dan lain-lain tak bisa leluasa mengoptimalisasi berbagai perangkat mereka. Hal tersebut tentu akan berpengaruh pada performa sebuah perangkat.
 

Kesimpulan?

Keberadaan prosesor pasti dijadikan patokan utama untuk mengukur performa sebuah perangkat mobile. Saat ini, memang banyak sekali kampanye-kampanye marketing yang mengedepankan jumlah inti prosesor dan kecepatannya sebagai tolok ukur utama. Sayangnya, dua hal itu saja tidak cukup sebagai jaminan.


Penggunaan lebih banyak inti prosesor dan mempercepat kecepatan prosesnya memang akan meningkatkan performa. Namun jika dihadirkan dengan optimalisasi sistem operasi dan software yang buruk, serta tak ada peningkatan jumlah IPC, semua itu akan menjadi percuma.

Untuk itu, sebaiknya Anda mencari tahu performa sebenarnya dari suatu perangkat sebelum benar-benar membelinya. Saat ini, banyak sekali situs yang menyediakan review sebuah perangkat mobile, dan kami adalah salah satunya. 

(berbagai sumber)

Mengenal Teknologi Perangkat Mobile: System on Chip (SoC)

Dunia saat ini memang jauh berbeda dengan tahun 90-an. Perkembangan teknologi perangkat mobile kian pesat. Salah satu komponen penting yang menopang perkembangan itu adalah System on Chip.

Dalam bahasa sederhana, SoC bisa dibilang sebagai otak dari tablet atau ponsel pintar yang Anda gunakan. Seperti otak manusia yang terdiri-dari beberapa bagian dengan fungsi berbeda-beda, SoC juga memiliki bagian tersendiri, yaitu prosesor, blok memori seperti RAM dan ROM, chipset grafis, modem serta berbagai komponen lain yang mengatur pemrosesan data.

Produsen membuat SoC untuk perangkat mobile karena konsumsi dayanya rendah. Hingga saat ini, setidaknya ada tujuh pembuat SoC yang masih aktif memproduksi SoC untuk digunakan di berbagai perangkat. Ketujuah produsen tersebut adalah:
 
Qualcomm

Qualcomm adalah salah satu pemain utama dalam industri SoC saat ini. SoC buatannya nyaris ada di semua produk berbasis Android. Qualcomm menggunakan SoC dengan arsitektur ARM dan Krait sebagai basisnya. Kebanyakan dari SoC-nya menggunakan chip grafis Adreno dan prosesor Cortex. SoC Snapdragon dari Qualcomm juga hadir dalam berbagai varian, mulai dari low-end gingga high-end. Produk andalannya saat ini adalah Snapdragon 810, SoC dengan arsitektur 64-bit yang digunakan di berbagai perangkat mobile premium, seperti LG G Flex 2 dan kemungkinan juga HTC M9.

Apple

Selain memproduksi iPhone dan iPad, Apple juga memproduksi SoC sendiri untuk produk mobile-nya. Berbeda dengan Qualcomm, Apple hanya memproduksi SoC untuk digunakan pada berbagai perangkatnya sendiri. SoC terbaru mereka adalah A8X yang digunakan iPad Air 2. Sejak tahun lalu, Apple juga memproduksi SoC S1 untuk perangkat wearable Apple Watch. Berbeda dengan produsen lain, Apple sangat jarang mengunggulkan spesifikasi perangkat keras dalam peluncuran produk. Mereka lebih menekankan pengalaman penggunaan dan memastikan bahwa konsumen akan mendapatkan yang terbaik.
 


Samsung

Samsung adalah produsen perangkat mobile kedua setelah Apple yang juga memproduksi SoC sendiri untuk perangkatnya. Meski demikian, mereka juga masih mengandalkan produk Qualcomm untuk produk yang dipasarkan di beberapa negara, terutama yang telah memiliki jaringan 4G LTE.  SoC andalan Samsung saat ini adalah Exynos7 Octa yang tertanam di Galaxy Note 4. Selain itu, mereka juga merakit SoC untuk Apple. Sudah sejak lama, SoC seri A Apple diproduksi oleh Samsung.
 


Nvidia

Nvidia memang telah lama dikenal sebagai pembuat kartu grafis di PC. Jajaran produk Geforce-nya merupakan salah satu jajaran kartu grafis yang banyak digunakan para gamer PC di dunia, termasuk superkomputer. Dengan demikian, tak mengherankan bila mereka membuat SoC yang berfokus pada kekuatan grafis. SoC Andalan Nvidia adalah Tegra X1 yang baru saja dirilis pada pameran Consumer Electronics Show 2015 bulan Januari lalu. Tegra X1 merupakan salah satu SoC dengan kemampuan grafis terbaik di dunia untuk saat ini. Dalam demonya, Nvidia memperlihatkan Tegra X1 dapat melakukan rendering dengan menggunakan Unreal Engine 4, salah satu engine game yang digunakan di PC. Tegra X1 menggunakan 8 inti prosesor dengan arsitektur ARM 64-bit dan dilengkapi dengan chip grafis Nvidia Maxwell yang memiliki 256 inti.
 
Intel

Meskipun sedikit terlambat untuk masuk ke dunia perangkat mobile, Intel telah mampu mengejar ketertinggalannya dari beberapa produsen SoC lainnya. Intel telah lama dikenal sebagai produsen prosesor nomor 1 untuk PC. Pengalaman panjang itu tentu saja menjadi keuntungan besar buat mereka. Sementara para produsen lainnya masih menggunakan dan membuat SoC dengan arsitektur 20nm, Intel telah akan merilis SoC terbarunya yang dibuat menggunakan arsitektur 14nm, yaitu Cherry Trail. Berbeda dengan produsen lain yang menggunakan arsitektur ARM, Intel menggunakan arsitektur tersendiri untuk SoC-nya. Untuk perangkat mobile, Intel menggunakan SoC bernama Intel Atom, dengan versi terakhirnya yaitu Bay Trail.
 
MediaTek

MediaTek lebih dikenal sebagai produsen SoC untuk perangkat kelas menengah ke bawah. Padahal, mereka sebenarnya juga punya produk untuk kelas premium. Sama seperti kebanyakan produsen SoC, MediaTek menggunakan arsitektur ARM sebagai basis untuk SoC-nya. Produk teranyar MediaTek adalah SoC yang menggunakan prosesor Cortex-A7 dengan pilihan empat, enam, dan delapan inti. SoC tersebut juga ditenagai dengan chip grafis Mali 400 atau Mali 450. Sejak awal, sepertinya MediaTek lebih memilih untuk merajai pasar perangkat mobile kelas low-end ketimbang harus bersaing dengan para produsen SoC lainnya di pasar high-end. Meskipun demikian, mereka juga masih memiliki produk kelas high-end yaitu MT6595 yang menggunakan desain big.LITTLE dengan kombinasi prosesor Cortex-A7 dan A17.
 
Allwinner

Sama seperti MediaTek, Allwinner merupakan produsen SoC asal Tiongkok yang berfokus pada perangkat kelas menengah ke bawah. Salah satu produknya adalah SoC seri A, dengan lini terdepan bernama A33. A33 memiliki empat inti prosesor Cortex-A7 serta sebuah chip grafis Male 400MP2. A33 merupakan SoC dengan harga terjangkau, dan banyak digunakan pada tablet dengan harga sekitar USD30 hingga USD60. SoC terbarunya saat ini adalah A83T yang uniknya tidak menggunakan desain big.LITTLE seperti SoC pendahulunya, yaitu A80. A83T menggunakan delapan inti prosesor Cortex-A7 dan ditenagai dengan chip grafis PowerVR. SoC tersebut diprediksi akan muncul di beberapa produk tablet pada kuartal pertama tahun 2015.



Bonus:
LG

LG sedang memiliki SoC seri Nuclun. Salah satu perangkat yang menggunakan Nuclun adalah LG G3 Screen yang hanya tersedia di Korea. Nuclun menggunakan arsitektur ARM dengan desain big.LITTLE. Ia mengkombinasikan empat inti prosesor Cortex-A7 dan empat inti prosesor Cortex-A15. LG memang merupakan salah satu produsen perangkat mobile yang masih setia dengan Snapdragon. Hal tersebutlah yang membuat beberapa pengamat sedikit meragukan masa depan dari SoC Nuclun ini. Buktinya, mereka masih memilih Snapdragon 810 di LG G Flex2.

 
Huawei


Sama seperti Apple, Samsung, dan LG, Huawei yang juga membuat SoC sendiri yang mereka sebut Kirin. SoC berbasis ARM terbaru disebut Kirin 925 yang menggunakan desain big.LITTLE dengan kombinasi empat inti prosesor Cortex-A7 dan empat inti prosesor Cortex-A15, dan didukung oleh chip grafis Mali T628 MP6.

Keunggulan utamanya terdapat pada modem yang telah mendukung jaringan LTE Cat.6 dengan kecepatan akses data hingga 300Mbps.

Jika diperhatikan dengan seksama, hampir seluruh SoC menggunakan arsitektur yang sama, yaitu ARM. Pertanyaannya, produsen manakah yang memiliki SoC dengan performa terbaik?

SoC memang inti dari sebuah perangkat mobile. Ia bagaikan otak yang berfungsi mengolah seluruh data yang ada di dalam perangkat tersebut. Meski demikian, Performa sebuah perangkat masih sangat bergantung pada software yang digunakan, dalam hal ini adalah sistem operasi. Optimalisasi software yang baik akan membuat beban kerja terhadap SoC semakin ringan, sehingga perangkat dapat bekerja dengan optimal pula.

Itulah sebabnya, meski dua produk ditenagai SoC yang sama, performanya bisa saja berbeda. Kami akan membahas hal ini lebih lengkap dalam seri artikel berikutnya. Tetap nantikan.