Showing posts with label umum. Show all posts
Showing posts with label umum. Show all posts

Mengenal Teknologi Perangkat Mobile: Apa Arti Dual-Core atau Quad-Core?

Di tengah persaingan sengit para vendor gadget untuk mendapatkan pelanggan, kita kerap kali dijejali istilah teknis yang tak mudah dimengerti. Pernahkah Anda pergi ke toko ponsel dan si penjaganya mengatakan, "Ini sudah quad-core, octa-core, RAM-nya 2GB?" Apakah Anda mengerti atau pura-pura mengerti saja maksud perkataan itu? Atau, Anda pikir makin banyak "core" berarti makin bagus? Yuk, simak artikel ini.

Dalam dunia komputer, seluruh data diproses oleh satu komponsen bernama prosesor. Karena itu, ia kerap dibandingkan dengan otak pada manusia. Data yang diproses memiliki bentuk yang beraneka ragam, mulai dari instruksi pengguna maupun software yang sedang berjalan, hingga data dalam bentuk berkas yang nantinya diproses menjadi sebuah keluaran (output) yang diinginkan.

Semua perangkat komputer, termasuk laptop, tablet atau ponsel yang sedang Anda gunakan untuk membaca artikel ini punya prosesor. Khusus untuk ponsel, biasanya prosesor ditempatkan bersama komponen lain dalam satu tempat, sehingga biasa disebut System on Chip (SoC). Biasanya, nama prosesor tak terpisahkan dengan kecepatannya ketika kita membeli komputer. Sering, kan, Anda dengar prosesor 1,2GHz atau 2,5GHz dan seterusnya.

Salah satu desain System on Chip (SoC) yang tertanam di ponsel pintar

Sebagai unit utama yang berfungsi sebagai pusat pemrosesan data, atau dalam bahasa awam adalah "otak" dari sebuah perangkat, prosesor sering dijadikan acuan untuk mengukur kemampuan atau performa dari sebuah perangkat, termasuk perangkat mobile.

Para produsen pun saling berliomba-lomba untuk menghadirkan prosesor berkecepatan tinggi dengan lebih banyak inti, karena semakin banyak inti prosesor yang digunakan dan semakin kencang kecepatannya, maka performa sebuah perangkat akan lebih baik. Benarkah demikian? Benarkah perangkat mobile memerlukan inti prosesor lebih banyak di dalamnya?
 

Asal mula multi-core processing

Istilah inti atau core dalam prosesor berawal ketika sistem multi-core processing ditemukan para ahli komputer. Faktanya, sistem multi-core processing telah ada lebih dari 10 tahun lamanya. Semuanya berawal ketika para pembuat prosesor untuk server berhasil menerapkan arsitektur multi-core processor untuk meningkatkan performa pada sebuah prosesor server.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, prosesor yang menggunakan sistem multi-core processing memiliki kemampuan pemrosesan data yang lebih cepat dan daya yang lebih rendah. Mengapa demikian? karena tiap tugas yang dibebankan kepada prosesor dapat dikerjakan secara paralel oleh setiap core-nya, sehingga pemprosesan data dapat berjalan lebih cepat. Bayangkan ketika Anda punya banyak tugas, lalu punya teman untuk berbagi beban.

Sejalan dengan berkembangnya teknologi, jumlah inti pada prosesor pun semakin bertambah dari yang sebelumnya hanya dua inti (dual-core) dan kini menjadi delapan inti (octa-core).

Tak hanya di komputer server ataupun PC, sistem multi-core processing juga telah hadir di perangkat mobile. Kelebihan sistem tersebut memang sangat sejalan dengan apa yang dibutuhkan oleh perangkat mobile, yaitu kecepatan proses yang lebih tinggi dan konsumsi daya yang rendah.
 

Dual-core, quad-core, atau octa-core?

Kebanyakan konsumen biasanya tak terlalu mengenal berbagai istilah dalam dunia komputer. Mereka hanya menginginkan sebuah perangkat yang nyaman digunakan dan memiliki performa sekencang-kencangnya. Untuk itulah, para produsen perangkat mobile berlomba-lomba menonjolkan prosesor dengan inti yang semakin banyak dan kecepatan proses yang semakin kencang.

Namun benarkah semakin banyak inti pada prosesor, semakin cepat pula kecepatan proses datanya, maka performanya semakin tinggi?

Secara teori, ya. Semakin banyak inti prosesor yang digunakan, maka akan semakin banyak unit yang dapat digunakan untuk melakukan pemrosesan data secara paralel. Semakin tinggi kecepatan proses data, berarti semakin cepat sebuah data diproses yang berujung pada peningkatan performa perangkat mobile.

Jika dianalogikan secara sederhana, semakin banyak orang bekerja, tentu sebuah pekerjaan akan cepat selesai, dan semakin cepat pekerja tersebut bekerja, maka pekerjaan pun akan semakin cepat selesai pula. Pekerja dalam hal multi-core processing tersebut adalah inti prosesor.

Perbandingan performa prosesor dual-core dengan quad-core

Penting diketahui, kian banyak inti prosesor juga memiliki efek samping yang tak terhindarkan, yaitu konsumsi daya kian boros. Sejatinya, Ppenggunaan sistem multi-core processing memang mengurangi penggunaan daya, namun hal tersebut jika dibandingkan dengan penggunaan prosesor ganda yang tak memiliki sistem multi-core processing.

Misalnya, perangkat yang menggunakan sebuah prosesor octa-core memiliki konsumsi daya yang jauh lebih rendah ketimbang menggunakan delapan buah prosesor terpisah tanpa menggunakan sistem multicore processing.

Kian banyak inti prosesor berarti kian besar daya yang digunakan. Faktor inilah yang kini menjadi tantangan utama para vendor karena perangkat mobile tentunya memiliki kapasitas baterai yang terbatas. Untuk itulah, beberapa produsen menggunakan sebuah konsep baru yang dinamakan sistem big.LITTLE.

Sistem tersebut bekerja dengan mengkombinasikan dua jenis inti prosesor yang memiliki peranan yang berbeda, yaitu satu jenis inti prosesor dengan performa tinggi namun boros daya, dan satu lagi inti prosesor dengan performa rendah namun irit daya.

Ibaratnya, Anda meminta bantuan seorang teman berbadan kekar yang makannya banyak untuk mengangkat beban 100Kg, namun jika hanya mengangkat beban 10Kg Anda meminta bantuan teman berbadan kurus dengan porsi makan sedikit.

Perbandingan performa prosesor dual-core sampai quad-core

Dengan mengkombinasikan kedua jenis prosesor tersebut, sebuah perangkat mobile mampu bekerja secara lebih fleksibel dan hemat daya. Cara kerja dari sistem big.LITTLE menggunakan konsep adaptasi; ketika perangkat dalam kondisi iddle atau diam, maka prosesor yang digunakan untuk bekerja hanyalah prosesor dengan performa rendah namun irit daya, sedangkan ketika perangkat dalam kondisi sibuk, maka prosesor yang digunakan adalah prosesor dengan performa tinggi namun lebih boros daya.

Konsep big.LITTLE tersebut telah banyak dipakai di berbagai SoC, seperti Exynos7 Octa dari Samsung dan MT6595 dari MediaTek.
 

Octa-core lebih baik dari dual-core?


Seperti yang kami tulis sebelumnya, bahwa secara teori semakin banyak inti prosesor yang digunakan, maka semakin baik performanya. Sayangnya itu hanyalah teori, dan teori dapat salah ketika diaplikasikan di lapangan.

Pada kenyataannya, performa suatu perangkat dipengaruhi oleh banyak faktor, dan jumlah inti dari prosesor yang digunakan hanyalah satu dari banyak faktor itu.

Sebut saja iPhone 6 yang menggunakan prosesor dual-core, namun performanya dapat mengalahkan perangkat Android yang menggunakan prosesor octa-core.

Mengapa demikian?

Di balik jumlah inti prosesor dan kecepatannya, terdapat beberapa faktor yang sangat mempengaruhi performa sebuah perangkat. Faktor tersebut di antaranya adalah memory bandwidth, latency, serta kemampuan untuk mengeksekusi sebuah thread.

Semua faktor tersebut berpengaruh pada performa sebuah perangkat yang dihitung dengan satuan instruction per cycle (IPC). Semakin besar IPC maka dipastikan semakin kencang performa sebuah perangkat.


Perbandingan performa iPhone 6 dan ponsel Android unggulan

IPC memang jarang sekali disebutkan dalam tabel spesifikasi sebuah perangkat. Namun itulah yang dikejar oleh Apple selama ini. Mereka memang tak mau mengikuti jejak para kompetitor lainnya, seperti MediaTek dan Qualcomm yang hanya mengejar penambahan jumlah inti prosesor tanpa mempertimbangkan IPC-nya.

Hasilnya, iPhone 6 lebih unggul dalam hal performa ketimbang perangkat Android yang menggunakan prosesor octa-core.

Selain jumlah IPC, optimalisasi sistem operasi dan software pendukung lainnya juga sangat berpengaruh pada performa sebuah perangkat mobile. Pernah, kan, Anda membeli ponsel Android yang awalnya sangat kencang tapi seiring berjalannya hari ia terasa makin lelet?

Dalam kasus iPhone 6 di atas, Apple memang memiliki keuntungan tersendiri. Selain mereka merancang SoC sendiri, mereka juga membuat sistem operasi sendiri, sehingga mereka dapat dengan leluasa mengoptimalkan performa setiap perangkat mereka dengan mudah.

Berbeda dengan Apple, kebanyakan perangkat Android menggunakan SoC yang dibuat oleh perusahaan lain (seperti Qualcomm dan MediaTek). Sistem operasinya pun menggunakan basis sistem operasi yang dibuat oleh Google, sehingga produsen perangkat seperti LG, Sony, Samsung, dan lain-lain tak bisa leluasa mengoptimalisasi berbagai perangkat mereka. Hal tersebut tentu akan berpengaruh pada performa sebuah perangkat.
 

Kesimpulan?

Keberadaan prosesor pasti dijadikan patokan utama untuk mengukur performa sebuah perangkat mobile. Saat ini, memang banyak sekali kampanye-kampanye marketing yang mengedepankan jumlah inti prosesor dan kecepatannya sebagai tolok ukur utama. Sayangnya, dua hal itu saja tidak cukup sebagai jaminan.


Penggunaan lebih banyak inti prosesor dan mempercepat kecepatan prosesnya memang akan meningkatkan performa. Namun jika dihadirkan dengan optimalisasi sistem operasi dan software yang buruk, serta tak ada peningkatan jumlah IPC, semua itu akan menjadi percuma.

Untuk itu, sebaiknya Anda mencari tahu performa sebenarnya dari suatu perangkat sebelum benar-benar membelinya. Saat ini, banyak sekali situs yang menyediakan review sebuah perangkat mobile, dan kami adalah salah satunya. 

(berbagai sumber)

Mengenal Teknologi Perangkat Mobile: System on Chip (SoC)

Dunia saat ini memang jauh berbeda dengan tahun 90-an. Perkembangan teknologi perangkat mobile kian pesat. Salah satu komponen penting yang menopang perkembangan itu adalah System on Chip.

Dalam bahasa sederhana, SoC bisa dibilang sebagai otak dari tablet atau ponsel pintar yang Anda gunakan. Seperti otak manusia yang terdiri-dari beberapa bagian dengan fungsi berbeda-beda, SoC juga memiliki bagian tersendiri, yaitu prosesor, blok memori seperti RAM dan ROM, chipset grafis, modem serta berbagai komponen lain yang mengatur pemrosesan data.

Produsen membuat SoC untuk perangkat mobile karena konsumsi dayanya rendah. Hingga saat ini, setidaknya ada tujuh pembuat SoC yang masih aktif memproduksi SoC untuk digunakan di berbagai perangkat. Ketujuah produsen tersebut adalah:
 
Qualcomm

Qualcomm adalah salah satu pemain utama dalam industri SoC saat ini. SoC buatannya nyaris ada di semua produk berbasis Android. Qualcomm menggunakan SoC dengan arsitektur ARM dan Krait sebagai basisnya. Kebanyakan dari SoC-nya menggunakan chip grafis Adreno dan prosesor Cortex. SoC Snapdragon dari Qualcomm juga hadir dalam berbagai varian, mulai dari low-end gingga high-end. Produk andalannya saat ini adalah Snapdragon 810, SoC dengan arsitektur 64-bit yang digunakan di berbagai perangkat mobile premium, seperti LG G Flex 2 dan kemungkinan juga HTC M9.

Apple

Selain memproduksi iPhone dan iPad, Apple juga memproduksi SoC sendiri untuk produk mobile-nya. Berbeda dengan Qualcomm, Apple hanya memproduksi SoC untuk digunakan pada berbagai perangkatnya sendiri. SoC terbaru mereka adalah A8X yang digunakan iPad Air 2. Sejak tahun lalu, Apple juga memproduksi SoC S1 untuk perangkat wearable Apple Watch. Berbeda dengan produsen lain, Apple sangat jarang mengunggulkan spesifikasi perangkat keras dalam peluncuran produk. Mereka lebih menekankan pengalaman penggunaan dan memastikan bahwa konsumen akan mendapatkan yang terbaik.
 


Samsung

Samsung adalah produsen perangkat mobile kedua setelah Apple yang juga memproduksi SoC sendiri untuk perangkatnya. Meski demikian, mereka juga masih mengandalkan produk Qualcomm untuk produk yang dipasarkan di beberapa negara, terutama yang telah memiliki jaringan 4G LTE.  SoC andalan Samsung saat ini adalah Exynos7 Octa yang tertanam di Galaxy Note 4. Selain itu, mereka juga merakit SoC untuk Apple. Sudah sejak lama, SoC seri A Apple diproduksi oleh Samsung.
 


Nvidia

Nvidia memang telah lama dikenal sebagai pembuat kartu grafis di PC. Jajaran produk Geforce-nya merupakan salah satu jajaran kartu grafis yang banyak digunakan para gamer PC di dunia, termasuk superkomputer. Dengan demikian, tak mengherankan bila mereka membuat SoC yang berfokus pada kekuatan grafis. SoC Andalan Nvidia adalah Tegra X1 yang baru saja dirilis pada pameran Consumer Electronics Show 2015 bulan Januari lalu. Tegra X1 merupakan salah satu SoC dengan kemampuan grafis terbaik di dunia untuk saat ini. Dalam demonya, Nvidia memperlihatkan Tegra X1 dapat melakukan rendering dengan menggunakan Unreal Engine 4, salah satu engine game yang digunakan di PC. Tegra X1 menggunakan 8 inti prosesor dengan arsitektur ARM 64-bit dan dilengkapi dengan chip grafis Nvidia Maxwell yang memiliki 256 inti.
 
Intel

Meskipun sedikit terlambat untuk masuk ke dunia perangkat mobile, Intel telah mampu mengejar ketertinggalannya dari beberapa produsen SoC lainnya. Intel telah lama dikenal sebagai produsen prosesor nomor 1 untuk PC. Pengalaman panjang itu tentu saja menjadi keuntungan besar buat mereka. Sementara para produsen lainnya masih menggunakan dan membuat SoC dengan arsitektur 20nm, Intel telah akan merilis SoC terbarunya yang dibuat menggunakan arsitektur 14nm, yaitu Cherry Trail. Berbeda dengan produsen lain yang menggunakan arsitektur ARM, Intel menggunakan arsitektur tersendiri untuk SoC-nya. Untuk perangkat mobile, Intel menggunakan SoC bernama Intel Atom, dengan versi terakhirnya yaitu Bay Trail.
 
MediaTek

MediaTek lebih dikenal sebagai produsen SoC untuk perangkat kelas menengah ke bawah. Padahal, mereka sebenarnya juga punya produk untuk kelas premium. Sama seperti kebanyakan produsen SoC, MediaTek menggunakan arsitektur ARM sebagai basis untuk SoC-nya. Produk teranyar MediaTek adalah SoC yang menggunakan prosesor Cortex-A7 dengan pilihan empat, enam, dan delapan inti. SoC tersebut juga ditenagai dengan chip grafis Mali 400 atau Mali 450. Sejak awal, sepertinya MediaTek lebih memilih untuk merajai pasar perangkat mobile kelas low-end ketimbang harus bersaing dengan para produsen SoC lainnya di pasar high-end. Meskipun demikian, mereka juga masih memiliki produk kelas high-end yaitu MT6595 yang menggunakan desain big.LITTLE dengan kombinasi prosesor Cortex-A7 dan A17.
 
Allwinner

Sama seperti MediaTek, Allwinner merupakan produsen SoC asal Tiongkok yang berfokus pada perangkat kelas menengah ke bawah. Salah satu produknya adalah SoC seri A, dengan lini terdepan bernama A33. A33 memiliki empat inti prosesor Cortex-A7 serta sebuah chip grafis Male 400MP2. A33 merupakan SoC dengan harga terjangkau, dan banyak digunakan pada tablet dengan harga sekitar USD30 hingga USD60. SoC terbarunya saat ini adalah A83T yang uniknya tidak menggunakan desain big.LITTLE seperti SoC pendahulunya, yaitu A80. A83T menggunakan delapan inti prosesor Cortex-A7 dan ditenagai dengan chip grafis PowerVR. SoC tersebut diprediksi akan muncul di beberapa produk tablet pada kuartal pertama tahun 2015.



Bonus:
LG

LG sedang memiliki SoC seri Nuclun. Salah satu perangkat yang menggunakan Nuclun adalah LG G3 Screen yang hanya tersedia di Korea. Nuclun menggunakan arsitektur ARM dengan desain big.LITTLE. Ia mengkombinasikan empat inti prosesor Cortex-A7 dan empat inti prosesor Cortex-A15. LG memang merupakan salah satu produsen perangkat mobile yang masih setia dengan Snapdragon. Hal tersebutlah yang membuat beberapa pengamat sedikit meragukan masa depan dari SoC Nuclun ini. Buktinya, mereka masih memilih Snapdragon 810 di LG G Flex2.

 
Huawei


Sama seperti Apple, Samsung, dan LG, Huawei yang juga membuat SoC sendiri yang mereka sebut Kirin. SoC berbasis ARM terbaru disebut Kirin 925 yang menggunakan desain big.LITTLE dengan kombinasi empat inti prosesor Cortex-A7 dan empat inti prosesor Cortex-A15, dan didukung oleh chip grafis Mali T628 MP6.

Keunggulan utamanya terdapat pada modem yang telah mendukung jaringan LTE Cat.6 dengan kecepatan akses data hingga 300Mbps.

Jika diperhatikan dengan seksama, hampir seluruh SoC menggunakan arsitektur yang sama, yaitu ARM. Pertanyaannya, produsen manakah yang memiliki SoC dengan performa terbaik?

SoC memang inti dari sebuah perangkat mobile. Ia bagaikan otak yang berfungsi mengolah seluruh data yang ada di dalam perangkat tersebut. Meski demikian, Performa sebuah perangkat masih sangat bergantung pada software yang digunakan, dalam hal ini adalah sistem operasi. Optimalisasi software yang baik akan membuat beban kerja terhadap SoC semakin ringan, sehingga perangkat dapat bekerja dengan optimal pula.

Itulah sebabnya, meski dua produk ditenagai SoC yang sama, performanya bisa saja berbeda. Kami akan membahas hal ini lebih lengkap dalam seri artikel berikutnya. Tetap nantikan. 

Efek Buruk Pemasangan Scotlite Pada Motor dan Tips Menghilangkan Bekas Scotlite


Bro, Scotlite (Skotlet) motor sudah menjamur di berbagai belahan nusantara.
Ada yang membuka warung scotlite di pinggir jalan dan bahkan ada yang membuka toko maupun outlet. Bahkan saking banyaknya di beberapa kota dibuat tempat khusus variasi scotlite (skotlet) motor.

Sebagian besar anak muda juga suka men-scotlite kuda besi mereka dengan berbagai macam varian scotlite baik yang polos maupun variasi batik, bahkan merogoh kocek lebih dalam pun mereka lakukan, termasuk saya sendiri.

Tapi tahu gak bro bahaya dari Scotlite (Skotlet) ?

Beberapa kerugian yang ditimbulkan oleh pemasangan scotlite sebenarnya cukup kecil, tetapi cukup buat kita emosi bro.. Contohnya, Body baret karena terkena cutter si Tukang scotlite, Lem bekas Scotlite susah dihilangkan, ditilang polisi karena warna motor berbeda soalnya udah ditutupin scotlite (pengalaman temen saya sewaktu riding di Bandung), dan harga jual kembali motor yang turun karena efek scotlite tadi.


Body baret, salah satu hal yang gak pernah pengen dirasakan oleh semua pemilik kendaraan. Motor pribadi yang dirawat tiap hari, dimandiin, dielus-elus dan di jaga tiap hari tiba-tiba dibaretkan oleh sepucuk cutter tukang scotlite (pengalaman sendiri).. Wuh, rasanya gak karuan bro, emosi tingkat dewa tenan.. Mau marah juga bingung, soalnya tau baretnya waktu ngecek dirumah, jadi males banget buat complain customer ke Tukang Scotlite.. Nah, buat yang belum pasang scotlite kalau pengen coba pasang, lebih baik usul dulu kepada tukang scotlitenya supaya lebih hati-hati waktu menggoreskan cutternya.



Kedua, sewaktu kita lepas scotlite dari motor pasti banyak bekas lem dari stiker yang nempel pada body motor. Cara ngilanginnya gak boleh sembarangan bray, jangan sampai salah metodenya karena bisa-bisa cat motor bisa rusak bahkan kusam. Caranya, pakai minyak kayu putih cap apa aja boleh (recommend saya lebih baik pake yang merk caplang). Oleskan pada motor dan digosok-gosok atau diurut-urut halus sampai lem bekas scotlite tadi menggumpal dan jatuh mengelupas. Atau oleskan minyak putih pada kain & gosokkan kain ke permukaan bekas lem sampai bekas lem scotlite rontok.
Agar motor-motor yang akan kita scotlite nggak ditilang polisi karena beda warna sama STNK, lebih baik warnanya disamain aja bray, daripada banyak uang yang melayang sia-sia karena dicegat om-om berkumis di perempatan. Atau kalau mau pakai warna yang berbeda, ganti keterangan warna motor di STNK, tetapi biayanya akan lebih mahal.

Nah, karena efek-efek pengaruh buruk scotlite (skotlet) tadi sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum pasang scotlite bro daripada menyesal dikemudian hari seperti saya, hehehe
Oke dah, sekian ulasan and beberapa tips dari saya, semoga berguna bagi kita semua..
“Keep (Safety) Riding..”

sumber: alfido


8 Tips Merawat Aki Motor Agar Tidak Mudah Soak

Aki adalah salah satu komponen pada motor yang memiliki peran penting dalam penggunaannya. Selain menjadi kunci utama agar starter motor Anda dapat dinyalakan, aki juga berfungsi untuk menyalakan komponen kelistrikan lainnya, seperti head lamp, lampu sign, dan lampu indikator lainnya.
Oleh karena itu aki perlu dirawat agar tidah mudah soak (mati). Bayangkan saja apabila aki motor Anda soak, anda mungkin akan mengalami kesulitan dalam berkendara karena lampu pada motor Anda tidak berfungsi secara normal. Maka dari itulah, kami akan berbagi sedikit dengan Anda tentang Tips-tips Merawat Aki Motor agar Tidak Mudah Soak.
Pada dasarnya aki dibedakan menjadi 2, yaitu :
  1. Aki Basah 
Aki ini disebut aki basah karena di dalamnya memiliki cairan berupa asam sulfat (H2SO4). Dan untuk aki jenis ini diperlukan perawatan secara berkala, karena cairan di dalam aki harus tetap terjaga pada batas diatas minimal agar aliran arusnya bisa maksimal dan membuatnya tidak mudah rusak.
  1. Aki Kering 
Aki ini mengandung gel sebagai pengganti cairan elektrolit. Gel ini memiliki sifat yang sulit menguap, bahkan sekalipun menguap, sisa pembuangan uapnya akan masuk lagi ke dalam wadah aki sehingga Anda tidak perlu melakukan proses isi ulang seperti pada aki basah. Oleh karena itu aki ini dikatakan maintenance free (bebas perawatan) dan tahan lama.

Berikut adalah tips kami untuk merawat aku motor anda:

1. Perhatikan Penggunaan Aksesoris Pada Motor Anda
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah lebih kepada cara penggunaan motor Anda sendiri. Usahakan untuk tidak menggunakan aksesoris yang berlebihan pada motor, terutama yang menggunakan energi listrik. Contohnya seperti menambah lampu-lampu lain sebagai hiasan, perangkat audio rakitan, atau mengubah tipe klakson motor melebihi batas yang dianjurkan.
Hal-hal sederhana ini justru akan membuat aki menjadi cepat soak dan berumur pendek.

2. Jangan Menyalakan Starter Elektrik Secara Paksa Apabila Motor Anda Susah Untuk Dinyalakan
Sebaliknya, gunakan starter manual (engkol) sebagai gantinya. Starter elektrik yang menggunakan aki sebagai sumber dayanya sebenarnya dirancang selain untuk mempermudah proses menyalakan motor, juga digunakan pada keadaan darurat seperti motor mati mendadak di jalan raya.

3. Nyalakan Motor Anda Minimal 15 Menit Setiap Harinya
Pada bagian dalam aki terdapat 2 buah plat (masing-masing memiliki kutub negatif dan positif) yang berbahan dasar kalsium timbal (PbCa). Dengan bantuan kiprok (sejenis Diode Bridge) yang menyuplai arus listrik ke aki, plat ini akan bereaksi dengan cairan asam sulfat dan menghantarkan energi listrik menuju komponen-komponen kelistrikan lainnya.
Seiring berjalannya waktu, sel-sel yang terdapat di dalam aki akan menjadi mati (kering). Maka untuk mencegahnya, Anda harus menyalakan (memanaskan) motor Anda minimal 15 menit setiap harinya.
Perlu diingat, selalu gunakan starter manual untuk menyalakan motor dan jangan pernah memaksakan penggunaan starter elektrik apabila motor Anda susah dinyalakan.

4. Pada Saat Hendak Mematikan Motor, Usahakan Agar Komponen Kelistrikan Lainnya Seperti Head Lamp & Lampu Sign Dalam Kondisi Mati
Hal ini bertujuan agar pada saat motor akan dinyalakan kembali, konsumsi aki yang dibutuhkan (beban aki) tidak terlalu besar.
Dengan penggunaan komponen kelistrikan motor secara bersama-sama pada saat motor dinyalakan hanya akan mengganggu kestabilan tegangan listrik pada motor Anda.

5. Selalu periksa Ketinggian Cairan Yang Terdapat Di Dalam Aki
Usahakan agar tidak melebihi batas atas dan bawah yang tertera. Jika sudah mendekati batas bawah, segera tambahkan cairan H2O (air suling) ke dalam aki hingga hampir menyentuh batas atas.
Meskipun cairan yang berada di dalam aki berupa asam sulfat (H2SO4), namun selalu gunakan H2O (air suling) untuk proses pengisian ulang aki untuk menjaga derajat keasaman (pH) cairan dalam aki.

6. Periksa Kondisi Kedua Terminal Aki
Bila perlu, kencangkan baut pada bagian sambungan terminal dan pastikan tidak ada kebocoran pada bagian sambungan atau katup terminal aki.
Kebocoran aki akan sangat berbahaya bagi motor dan keselamatan Anda, terutama sifat cairan asam sulfat (H2SO4) yang dapat mengikis logam (korosi) dan mudah terbakar. Selain itu, adanya kelonggaran pada bagian sambungan aki akan menyebabkan timbulnya kerak putih yang dapat menghambat proses aliran listrik menuju aki.
Apabila pada saat diperiksa ternyata sudah terdapat kerak putih, segera basuh dengan air panas dan gunakan sikat kawat untuk membersihkannya. Bila perlu, Anda dapat juga menggunakan bantuan cairan WD40 untuk mengatasi kerak yang susah dibersihkan secara manual.

7. Periksa Kondisi Kiprok Yang Mengalirkan Arus Listrik Menuju Aki
Komponen ini bertugas sebagai regulator untuk menyuplai listrik ke dalam aki terutama pada tahap pengisian. Jika terdapat indikasi seperti lampu motor yang redup atau menyala dengan tidak stabil, ada kemungkinan salah satu penyebabnya terletak pada kiprok yang mulai rusak dan harus segera diganti.

8. Periksa Apabila Ada Kebocoran Pada Bagian Badan Aki
Jika memang terjadi kebocoran, segera tukarkan aki lama Anda dengan aki baru yang dijual di bengkel-bengkel resmi Honda di sekitar Anda. Selain mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan karena aki mengandung bahan yang beracun dan mudah meledak.




sumber: hondacengkareng

Kreasi Brilian dari 'Sampah'

Banyak bagian motor, entah serpihan atau potongan-potongan kecil bagian yang seringkali menjadi tidak terpakai dan malah terbuang percuma. Namun tidak bagi Tomas Vitanovsky, pria ini 'terlampau' kreatif sehingga sampah-sampah tersebut malah dijadikan produk patung yang sangat indah.


Patung-patung tersebut dibuat dari paku-paku, kunci, per, tang, gear dan banyak sekali bahan-bahan lainnya. Tomas menjadikannya bentuk-bentuk realistis seperti hewan, kendaraan, manusia dan beberapa bentuk abstrak lainnya.



Pria kelahiran Republik Ceska 45 tahun lalu ini telah melakukan hobinya ini selama bertahun-tahun semenjak dirinya berprofesi sebagai pembalap, maupun saat sudah menjadi seorang mekanik. Lebih lengkapnya, tonton video dan nikmati galeri fotonya yuk, Bro!




sumber: otosia

Mengangkat tangan dan Mengusap Muka ketika Berdo’a

Pada dasarnya mengangkat tangan ketika berdo’a dan dan mengusap wajah sesudahnya bukanlah sekedar tradisi yang tanpa dasa. Keduanya merupakan sunnah Rasulullah saw. sebagaimana termaktub dalam salah satu haditsnya yang diceritakan oleh Ibn Abbas:

إذا دعوت الله فادع بباطن كفيك ولا تدع بظهورهما فاذا فرغت فامسح بهما  وجهك (رواه ابن ماجه)

Apabila engkau memohon kepada Allah, maka bermohonlah dengan bagian dalam kedua telapak tanganmu, dan jangan dengan bagian luarnya. Dan ketika kamu telah usai, maka usaplah mukamu dengan keduanya.

Demikian pula keterangan para ulama dari beberapa kitab. Bahkan mereka menganjurkan ketika semakin penting permintaan agar semakin tinggi pula mengangkat tangan. Adapun ukuran mengangkat tangan adalah setinggi kedua belah bahu. Dalam I’anatut Thaibin Juz Dua diterangkan:

ورفع يديه الطاهرتين حذو منكبيه ومسح الوجه بهما بعده

Dan diwaktu berdoa disunnahkan mengangkat kedua tangannya yang suci setinggi kedua bahu, dan disunnahkan pula menyapu muka dengan keduanya setelah berdo’a.

Keterangan ini ditambahi oleh keterangan Syaikh Muhammad bin Sulaiman al-Kurdy dalam Al-Hawasyil Madaniyyah  dengan sangat singkat.

وغاية الرفع خذو المنكبين الا اذا شتد الأمر

Batas maksimal mengangkat tangan adalah setinggi kedua bahu, kecuali apabila keadaan sudah amat kritis, maka ketika itu bolehlah melewati tinggi kedua bahu.

 Akan tetapi, di masa sekarang ini banyak kelompok yang meragukan dan menyangsikan sunnah Rasulullah saw ini. mereka meanyakan kembali tentang keabsahannya. Sungguh hal ini bukanlah sesuatu yang baru karena dulu telah disinggung oleh pengarang kitab al-Futuhatur rabbaniyyah:

قال المصنف وردت الاحاديث الكثيرة برفع اليد الى السماء فى كل دعاء من غير حصر ومن ادعى حصرها فقد غلط غلطا فاحشا

Sang pengarang telah berkata bahwa “telah ada hadits-hadits yang tak terbatas banyaknya mengenai mengangkat tangan ke langit ketika berdo’a, barang siapa menganggap itu tidak ada, maka ia telah keliru. (nu.or.id.)




sumber: fiqhmenjawab

Ternyata Rokok Tidak Berbahaya

Pada zaman dahulu kala, ada tiga orang dokter. Mereka selalu bersama kemana saja mereka pergi. Tapi ketiga-tiganya memiliki kegemaran berlainan.
A. dr Jon Poni (suka main perempuan)
B. dr Jon Joni (suka minum minuman keras)
C. dr Jon Doni (suka segala jenis rokok) .

Suatu hari ketiga sahabat ini berjalan jalan tanpa tujuan. Tiba-tiba ketiganya bertemu dengan sebuah ketel/ kendi (seperti cerita Aladin). Lalu salah seorang mengambilnya lalu menggosok ketel tersebut. Sejurus kemudian asap keluar dari corong ketel tersebut dan secara perlahan berganti menjadi satu makluk yang menyeramkan yakni sesosok jin yang ganas. Lalu jin tersebut tertawa: “Ha ha ha…” dan berkata “Akulah Jin Ifrit! Karena kamu telah membebaskan aku dari ketel itu maka aku akan tunaikan apa saja permintaan kamu sekalian”.

Ketiga sahabat yang pada mulanya panik dan takut menjadi gembira lalu termenung dan berpikir tentang peluang dan kemauan masing-masing yang mungkin hanya sekali mereka jumpai dalam hidup mereka. Lalu mereka memilih kemauan mengikuti kegemaran masing-masing.
 
Berkatalah si A, "Aku mau perempuan-perempuan muda dari berbagai bangsa di seluruh dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun.."
Buzzz……..!! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si A.

Berkata si B, "Aku mau semua jenis arak dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun."
Buzzz……….!! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si B.

Berkata pula si C, "Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun."
Buzzzz……..!! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si C.

Singkat kata singkat cerita …
Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka pintu gua masing-masing sebagaimana yang dijanjikan. Maka jin tersebut pergi membuka pintu gua si A, ketika dibuka maka keluarlah si A dengan keadaan kurus kering, berdiri pun tidak bisa karena tidak sanggup untuk menggerakkan lutut sebab hari-hari hanya memuaskan nafsu dengan perempuan. Tiba-tiba si A pun jatuh ketanah lalu mati!!

Setelah itu jin tersebut pergi ke gua si B, ketika pintu dibuka maka keluarlah si B dengan perut yang sangat buncit karena hari-hari mabuk-mabukan. Jalan pun terhuyung-huyung. Tiba-tiba si B pun jatuh ketanah lalu mati !!

Setelah itu jin pergi ke gua si C dan membuka pintu gua. Tiba-tiba si C keluar dalam keadaan sehat walafiat dan terus menampar si jin. Sambil memaki si jin, ia berkata: "JIN GOBLOOOOOOK! !!! KOREKNYA MANA????!!!!"

Ternyata : “Rokok tidak berbahaya sepanjang tidak ada koreknya” hehehe




sumber: fiqhmenjawab

Sejarah Berdirinya NU

Kalangan pesantren gigih melawan kolonialisme dengan membentuk organisasi pergerakan, seperti Nahdlatut Wathan (Kebangkitan Tanah Air) pada tahun 1916. Kemudian tahun 1918 didirikan Taswirul Afkar atau dikenal juga dengan Nahdlatul Fikri (Kebangkitan Pemikiran), sebagai wahana pendidikan sosial politik kaum dan keagamaan kaum santri. Selanjutnya didirikanlah Nahdlatut Tujjar, (Pergerakan Kaum Sudagar) yang dijadikan basis untuk memperbaiki perekonomian rakyat. Dengan adanya Nahdlatul Tujjar itu, maka Taswirul Afkar, selain tampil sebagi kelompok studi juga menjadi lembaga pendidikan yang berkembang sangat pesat dan memiliki cabang di beberapa kota.

Sementara itu, keterbelakangan, baik secara mental, maupun ekonomi yang dialami bangsa Indonesia, akibat penjajahan maupun akibat kungkungan tradisi, menggugah kesadaran kaum terpelajar untuk memperjuangkan martabat bangsa ini, melalui jalan pendidikan dan organisasi. Gerakan yang muncul 1908 tersebut dikenal dengan Kebangkitan Nasional. Semangat kebangkitan memang terus menyebar ke mana-mana--setelah rakyat pribumi sadar terhadap penderitaan dan ketertinggalannya dengan bangsa lain, sebagai jawabannya,  muncullah berbagai organisai pendidikan dan pembebasan.

Ketika Raja Ibnu Saud hendak menerapkan asas tunggal yakni mazhab wahabi di Mekah, serta hendak menghancurkan semua peninggalan sejarah Islam maupun pra-Islam, yang selama ini banyak diziarahi karena dianggap bi'dah. Gagasan kaum wahabi tersebut mendapat sambutan hangat dari kaum modernis di Indonesia, baik kalangan Muhammadiyah di bawah pimpinan Ahmad Dahlan, maupun PSII di bahwah pimpinan H.O.S. Tjokroaminoto. Sebaliknya, kalangan pesantren yang selama ini membela keberagaman, menolak pembatasan bermadzhab dan penghancuran warisan peradaban tersebut.

Sikapnya yang berbeda, kalangan pesantren dikeluarkan dari anggota Kongres Al Islam di Yogyakarta 1925, akibatnya kalangan pesantren juga tidak dilibatkan sebagai delegasi dalam Mu'tamar 'Alam Islami (Kongres Islam Internasional) di Mekah yang akan mengesahkan keputusan tersebut.

Didorong oleh minatnya yang gigih untuk menciptakan kebebsan bermadzhab serta peduli terhadap pelestarian warisan peradaban, maka kalangan pesantren terpaksa membuat delegasi sendiri yang dinamai dengan Komite Hejaz, yang diketuai oleh KH. Wahab Hasbullah.

Atas desakan kalangan pesantren yang terhimpun dalam Komite Hejaz, dan tantangan dari segala penjuru umat Islam di dunia, Raja Ibnu Saud mengurungkan niatnya. Hasilnya hingga saat ini di Mekah bebas dilaksanakan ibadah sesuai dengan madzhab mereka masing-masing. Itulah peran internasional kalangan pesantren pertama, yang berhasil memperjuangkan kebebasan bermadzhab dan berhasil menyelamatkan peninggalan sejarah serta peradaban yang sangat berharga.


KH. Hasyim Asy'ari
Berangkat dari komite dan berbagai organisasi yang bersifat embrional dan ad hoc, maka setelah itu dirasa perlu untuk membentuk organisasi yang lebih mencakup dan lebih sistematis, untuk mengantisipasi perkembangan zaman. Maka setelah berkordinasi dengan berbagai kiai, akhirnya muncul kesepakatan untuk membentuk organisasi yang bernama Nahdlatul Ulama (Kebangkitan Ulama) pada 16 Rajab 1344 H (31 Januari 1926). Organisasi ini dipimpin oleh KH. Hasyim Asy'ari sebagi Rais Akbar.

Untuk menegaskan prisip dasar orgasnisai ini, maka KH. Hasyim Asy'ari merumuskan Kitab Qanun Asasi (prinsip dasar), kemudian juga merumuskan kitab I'tiqad Ahlussunnah Wal Jamaah. Kedua kitab tersebut kemudian diejawantahkan dalam Khittah NU , yang dijadikan dasar dan rujukan warga NU dalam berpikir dan bertindak dalam bidang sosial, keagamaan dan politik. 

Khittah NU 1926 menyatakan tujuan NU sebagai berikut:
1.      Meningkatkan hubungan antar ulama dari berbagai mazhab sunni
2.      Meneliti kitab-kitab pesantren untuk menentukan kesesuaian dengan ajaranahlusunnah wal-jama’ah
3.      Meneliti kitab-kitab di pesantren untuk menentukan kesesuaiannya dengan ajaranahlusunnah wal-jama’ah
4.      Mendakwahkan Islam berdasarkan ajaran empat mazhab
5.      Mendirikan Madrasah, mengurus masjid, tempat-tempat ibadah, dan pondok pesantren, mengurus yatim piatu dan fakir miskin
6.      Dan membentuk organisasi untuk memajukan pertanian, perdagangan, dan industri yang halal menurut hukum Islam

Dari keenam usaha tersebut, hanya satu butir saja yaitu usaha pertanian, perdagangan dan industri yang tidak berhubungan langsung dengan kehidupan kaum ulama secara khusus.
Hasil Muktamar XXVII NU di Situbondo pada tahun 1984, melalui sebuah keputusan yang disebut “Khittah Nahdatul Ulama”, menegaskan kembali usaha-usaha tersebut dalam empat butir. Pertama, peningkatan silaturrahmi antar ulama. Kedua, peningkatan kegiatan di bidang keilmuan/pengkajian/pendidikan. Ketiga, peningkatan penyiaran Islam, pembangunan sarana-sarana peribadatan dan pelayanan sosial. Keempat, peningkatan taraf dan kualitas hidup masyarakat melalui kegiatan yang terarah, mendirikan badan-badan untuk memajukan urusan-urusan pertanian, perniagaan dan perusahaan yang tidak dilarang oleh syara’.

Dengan demikian pengaruh ulama sangat besar dalam NU, dan telah mendapat konfirmasi dari Khittah NU. Hal ini disebabkan karena pada dasarnya NU adalah Jam’iyyah Diniyyahyang membawakan faham keagamaan, sehingga yang menjadi mata rantai pembawa faham Islam Ahlussunnah wal-jama’ah, selalu ditempatkan sebagai pengelola, pengendali, pengawas dan pembimbing utama jalannya organisasi.

Selanjutnya akan dijelaskan sekilas tentang lambang NU, lambang NU ini dibuat pada tahun 1927. Mempunyai lambang sebuah bintang besar di atas bumi menyimbolkan Nabi Muhammad, empat bintang kecil, masing-masing dua disebelah kanan dan kiri bintang besar, melambangkan empat khulafa’al-Rasyidin; dan empat bintang kecil di bawah melambangkan empat Imam Mazhab sunni; kesembilan bintang tadi secara bersama-sama juga bermakna sembailan wali (Wali Songo) yang pertama kali menyebarkan agama Islam di jawa. Bola dunia yang berwarna hijau melambangkan asal-usul kemanusiaan, yaitu bumi, yang kepadanya manusia akan kembali dan dirinya manusia akan kembali dan manusia akan dibangkitkan pada hari pembalasan. Tali kekemasan yang melingkari bumi dengan 99 ikatan melambangkan 99 nama-nama indah Tuhan, yang dengannya seluruh muslim di dunia disatukan.

sumber: fiqhmenjawab


Mengalah Untuk Menang

Tidak selamanya mengalah itu rendah dan hina, di satu sisi mengalah itu mempunyai nilai positif yang tidak bisa dipungkiri. Bahkan nasehat orang tua kita dahulu memberikan penekanan kepada orang yang lebih tua dan dewasa untuk mengalah dari adiknya yang lebih kecil ketika terjadi pertengkaran atau memperebutkan suatu makanan. Semua itu bukan menunjukkan pilih kasih dari orang tua, tetapi memberikan pelajaran bagi kita bahwa sudah sepatutnya orang yang lebih dewasa untuk menyayangi yang lebih muda dan agar kita bisa mengontrol emosi.

Memang adakalanya kita dituntut untuk menang, tapi apa arti kemenangan jika dipihak lain harus dirugikan dan merasa sedih, hati kecil kita tak akan menerima keadaan seperti ini, dia akan menolak.
 
Adalah satu kemenangan yang sangat gemilang, jika kita menang dan dipihak lainpun merasa tidak dirugikan bahkan merasa bahagia dengan kemenangan yang kita raih atau setidaknya tidak merasa terusik dengan kemenangan kita.
 
Sebagaimana yang diceritakan dalam hadits tentang kisah ketika terjadi perjanjian Hudaibiyah, para sahabat tidak menerima keputusan yang diambil oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, mereka merasa kecewa dan terpukul dengan hasil yang dicapai, sebab diatas kertas kaum muslimin mendapat kekalahan yang telak. Sampai-sampai sahabat Ali tidak mau menuruti perintah Rasulullah Saw. untuk menghapus kalimat “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam” dari tek perjanjian, dan akhirnya Rasulullah sendiri yang mengambil tek tersebut dan menghapusnya kemudian menulis kata-kata yang dinginkan oleh pihak Quraisy.
 
Bahkan Al Faruq Umar bin Khotob sangat marah sekali, dan menghampiri Rasulullah ambil menanyakan tentang keputusan Beliau:
“Bukankah engkau Nabi Allah yang sebenarnya ?”
“Betul.” jawab Rasulullah Saw.
“Bukankah kita berada diatas kebenaran sedang musuh kita berada diatas kebathilan?”
“Betul” jawab Rasulullah lagi.
“Tapi kenapa kita merendahkan din kita “
“Sesungguhnya aku ini adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, aku tidak berbuat maksiyat kepadaNya dan Dia adalah penolongku” jawab Rasulullah.

“Bukankah engkau memberitakan kepada kita, bahwa kita akan  mengunjungi Al bait (Ka’bah) dan melaksanakan thowaf ?”
“Betul, tetapi apakah aku kabarkan kepadamu bahwa kita akan mengunjungi Ka’bah tahun ini dan berthawaf”
“Tidak” jawabku
“Engkau pasti akan mengunjunginya dan berthawaf mengelilinginya”.

Umar tidak berhenti disitu, dia tidak puas dengan jawaban yang didapat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Bahkan dia mengulangi pertanyaannya itu kepada Abu Bakar sebagaimana ditanyakan kepada Rasulullah. Abu Bakar menjawab: “Wahai Umar berpegang teguhlah untuk menolongnya meskipun bagaimana kondisinya, sesungguhnya aku bersaksi bahwasanya dia adalah utusan Allah”

“Akupun  bersaksi.” akhirnya Umarpun berucap.
 
Disini Umar mendatangi Rasulullah dan menanyakan perihal keputusan beliau, adalah untuk mengetahui dan mendapatkan hikmah dari kesepakatan beliau terhadap syarat-syarat perjanjian, sedang dia menginginkan orang-orang musyrik menjadi terhina dan rendah. Maka semua yang keluar dari dia dimaafkan, bahkan dia mendapat pahala karena berijtihad didalam masalah ini

Setelah kesepakatan terjadi, tidak sedikit keuntungan dan kemenangan yang diperoleh kaum muslimin. Didalam kejadian ini turun ayat Allah yang menerangkan kemenangan ditangan kaum muslimin:

“Sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu kemenenangan yang nyata.” (QS. Al Fath : 1)
 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  mengekspresikan kegembiraannya atas turun ayat ini dengan ungkapannya:

“Telah diturunkan kepadaku tadi malam, satu surat yang lebih aku sukai ketimbang terbitnya matahari dari arah timur.” (HR. Bukhori)
 
Disamping itu orang-orang quraisy mengakui keberadaan kaum muslimin dan tidak meremehkan mereka lagi. Kaum muslimin bisa memfokuskan penyerangan kepada kaum Yahudi Khoibar, dapat menyebarkan Islam keseluruh pelosok jazirah arab bahkan kepada kekuasaan dan imperium Romawi dan Persia.
 
Salah satu bukti kemenangan kaum muslimin adalah tercatat bahwa selama kurun waktu 2 tahun setelah perjanjian Hudaibiyah ditanda-tangani, banyak sekali orang yang akhirnya mau menerima Islam dan jumlahnya jauh lebih banyak daripada jumlah orang yang masuk Islam selama kurun waktu 19 tahun sejak masa kenabian. Bukti yang sangat jelas ialah ketika Rasulullah hendak Umrah, beliau hanya didampingi oleh 1,400 orang saja; sedangkan setelah perjanjian Hudaibiyah itu yaitu tepatnya setelah dua tahun berlalu ketika terjadi peristiwa Fathul Makkah atau kejatuhan kota Mekah di tangan kaum Muslimin, Rasulullah didampingi oleh 10,000 orang Muslim. Jadi kurang lebih 8,000 orang masuk Islam setelah perjanjian Hudaibiyah. Padahal dalam kurun waktu 19 tahun, Rasulullah hanya mendapatkan pendukung seperempatnya saja. Ini benar-benar sebuah kemenangan yang besar meskipun di awalnya para sahabat merasa kalah.


wallahualam bisawab.

sumber: fiqhmenjawab